UPAYA PENCEGAHAN KOMPLIKASI HIPERTENSI DENGAN PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG HIPERTENSI DAN SENAM HIPERTENSI

Fakhrudin Nasrul Sani
STIKes Kusuma Husada Surakarta, Departemen Ilmu Keperawatan
Email: fakhrudin_ns@ymail.com

____________________________________________________________________________________________

ABSTRAK

Latar Belakang: Lebih dari seperempat jumlah populasi dunia saat ini menderita hipertensi. Data WHO menyebutkan, jumlah penderita hipertensi di India tahun 2000 adalah 60,4 juta dan diperkirakan sebanyak 107,3 juta pada tahun 2025 (terjadi kenaikan sebesar 56%). Penderita hipertensi pada dasarnya akan mengurangi harapan hidup pada para penderitanya. Hipertensi sebenarnya merupakan penyakit yang dapat dicegah bila faktor resiko dapat dikendalikan dan berperilaku sehat (healthy behavior) yaitu praktik atau kegiatan yang berkaitan dengan upaya mempertahankan, mengendalikan dan meningkatkan kesehatan. Berdasarkan hasil pertemuan dengan bidan desa dan kader kesehatan di Posyandu Sakura, Dukuh Rejosari, RT 07, RW 10, Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar didapatkan data bahwa dari 35 lansia 30 lansia menderita penyakit hipertensi dan belum mengetahui tentang penyakit hipertensi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini dilakukan agar masyarakat dapat memahami tentang hipertensi. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan di desa Plesungan pada bulan November 2017 selama 50 jam dengan memberikan penyuluhan melalui ceramah, diskusi, tanya jawab dan senam hipertensi secara bersama-sama. Target pengabdian masyarakat ini adalah lansia khususnya yang menderita hipertensi. Hasil pengabdian masyarakat ini mendapatkan respon yang baik oleh warga, warga menjadi lebih mengetahui tentang hipertensi. Hal ini dapat diketahui dari hasil pre test dan post test, dimana sebelum dilakukan penyuluhan tentang upaya pencegahan komplikasi hipertensi dengan penyuluhan kesehatan tentang hipertensi dan senam hipertensi, warga belum mengetahui mengenai apa yang dimaksud dengan hipertensi, penyebab hipertensi dan komplikasi hipertensi. Tetapi setelah dilakukan penyuluhan upaya pencegahan komplikasi hipertensi dengan penyuluhan kesehatan tentang hipertensi dan senam hipertensi, warga menjadi lebih tahu tentang penyakit hpertensi ditunjukkan dari hasil post test skor yang diperoleh rata-rata 88%.. Monitoring dan evalausi 2 minggu setelah penyuluhan juga didapatkan hasil bahwa lansia antusias mengikuti melakukan pencegahan terhadap penyakit hipertensi salah satunya dengan melakukan senam hipertensi. Kesimpulan pada kegiatan pengabdian, bahwa tingkat pengetahuan lansia tentang penyakit hipertensi menjadi semakin meningkat.

Kata kunci: Hipertensi, Lansia

_____________________________________________________________________________________________

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.